Sub Direktorat Pengendalian ISPA

Direktorat Pengendalian Penyakit Menular Langsung
Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
SURVEILANS ISPA BERAT INDONESIA
Data/Informasi

Kinerja Program Pengendalian ISPA di Provinsi Nusa Tenggara Barat


Download

SE KaBalitbangkes Pengambilan Spesimen

Media Kewaspadaan MERS-CoV

Media Leaflet MERS-CoV

Banner MERS-CoV

Poster MERS-CoV

05_Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi MERS-CoV

04_Pedoman Tatalaksana Klinis MERS-CoV

03_ Pedoman Pengambilan Spesimen MERS-CoV

02_Pedomaan Surveilan Siaga MERS-CoV

01_Pedomaan Umum Kesiapsiagaan MERS-CoV

Materi KInis dr Sardikin

Materi Karkes

Materi Surveilans

Materi WHO

SE Dirjen PP dan PL tentang MERS CoV

FormulirPengambilan Sampel

Pedoman pemeriksaan Laborat MERS CoV

Edaran Dirjen PP dan PL

Bagan Tatalaksana Pneumonia

Poster Pneumonia

Modul Bimbingan Tatalaksana Pneumonia

Pedoman Pengendalian ISPA

Selamat Datang

 

Link Dowload Materi

Kewaspadaan MERS-Cov (SE Pedoman Media Promosi dll) 

Kewaspadaan Penyakit Virus eBola EVD (SE, Pedoman dll) 

Materi Review Kesiapsiagaan MERS-CoV dan Sosialisasi Ebola Virus Disease, Bogor 27_30 Agustus 2014

Buletin SIBI (Surveillance ISPA Berat Indonesia) dalam DropBox

Beberapa PERATURAN Terkait

Penguatan Pengendalian ISPA/Pneumonia

Buletin SIBI 2013 dalam OwnCloud Subdit ISPA

Buletin SIBI 2014 dalam OwnCloud Subdit ISPA

 

 

Portal ini merupakan pusat dokumentasi, kegiatan dan pelaporan sentinel surveilans ISPA yang dilakukan bersama antara Subdit Pengendalian ISPA, Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan  Kementerian Kesehatan RI dan US-CDC Atlanta. 

Surveilans Infeksi Saluran Pernapasan Akut Berat (ISPA Berat) atau sebelumnya  dikenal sebagai Surveilans SARI (Severe Acute Respiratory Infection) di Indonesia perlu dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya. Hal ini karena penyakit infeksi saluran pernapasan sering menimbulkan kedaruratan kesehatan dan meresahkan (public health emergency international concern, PHEIC). Beberapa kasus menonjol dalam 10 tahun terakhir seperti: SARS (severe acute respiratory syndrome; 2003); avian influenza/flu burung (Juni, 2005); pandemi influenza A baru H1N1 (April, 2009) ); Coronavirus baru (novel Coronavirus,  November 2012) di Timur Tengah dan United Kingdom (Inggris); dan terakhir virus influenza-A H7N9 (Maret, 2013) di China. 

Melalui kegiatan Surveilans ISPA Berat Indonesia dengan sebutan singkat  SIBI, kita harapkan akan mendapatkan informasi yang berguna bagi  Program Pengendalian Penyakit ISPA untuk mengembangkan kebijakan nasional termasuk kebijakan tatalaksana kasus, kebijakan pencegahan penyakit ISPA Berat, untuk perencanaan dan kesiapsiagaan menghadapi  kejadian luar biasa penyakit ISPA Berat, pandemi influenza serta tindakan penanggulangannya. 

Mengingat bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas dengan populasi yang besar maka perlu digunakan metode surveilans sentinel, dimana  peyelenggaraan surveilans epidemiologi dilaksanakan pada populasi dan wilayah terbatas untuk mendapatkan sinyal adanya masalah kesehatan pada suatu populasi atau wilayah yang lebih luas. Hal ini sesuai dengan rekomendasi World Health Organization (WHO) tentang ‘Epidemiological Surveillance Standards for Influenza’ yang dikeluarkan pada Juli 2012. Garis besar pedoman ini berisi definisi kasus ISPA Berat (Severe Acute Respiratory Infection/SARI) terbaru dan rekomendasi surveilans, serta menawarkan solusi rasional terhadap pertanyaan yang sering muncul tentang pemilihan lokasi sentinel, pengumpulan data dan  analisis data. 

Saat ini Surveilans ISPA Berat dilaksanakan di 6 Rumah Sakit sebagai lokasi sentinel (site sentinel) yang tersebar di bagian barat, tengah dan timur wilayah Indonesia yaitu satu rumah sakit di Pulau Sumatera, satu rumah sakit di Pulau Jawa, satu rumah sakit di Pulau Kalimantan, satu rumah sakit di Pulau Lombok dan satu rumah sakit di Pulau Maluku. Sehingga dari 6 Rumah Sakit tersebut  diharapkan, akan didapatkan sinyal masalah kesehatan (ISPA berat) yang ada di Indonesia. 

Selain untuk mengamati penyakit ISPA Berat khususnya influenza yang dilaksanakan melalui kegiatan surveilans sentinel ini, ke depan diharapkan sistem ini juga dapat dimanfaatkan sebagai pola dasar (platform) untuk surveilans penyakit pernapasan lain atau bahkan penyakit menular lain yang lebih luas. 

Rumah Sakit dan Puskesmas Sentinel yang telah ditunjuk diharapkan selalu tepat waktu mengisi dan melaporkan kegiatan penanganan ISPA sesuai dengan formulir yang telah disediakan melalui menu Kegiatan

Pengunjung non sentinel dapat mengikuti perkembangan ISPA melalui menu-menu yang telah disediakan. Keperluan lain yang berhubungan dengan ISPA, silahkan menghubungi kami melalui menu Kontak Kami

Minggu Pon, 21 September 2014
Pencarian

Pengunjung 4919 unique visitor

Galeri